Melihat Ibu sebagai Manusia: Cara Berdamai dengan Luka Masa Kecil Tanpa Membenci
Tapi sering kali…kita lupa satu hal penting: “Monster” tidak lahir begitu saja. Ia terbentuk. Dari lelah yang dipendam terlalu lama. Dari tangis yang tidak pernah benar-benar didengar. Dari luka yang tidak pernah sempat disembuhkan.
Ibu juga pernah menjadi seseorang yang rapuh. Seseorang yang mungkin tidak pernah diajarkan bagaimana cara mencintai dengan lembut. Dan tanpa sadar, ia mewariskan apa yang ia tahu…bukan selalu apa yang kita butuhkan.
Bukan untuk mereka. Tapi untuk diri kita sendiri. Agar kita tidak terus hidup dengan membawa amarah yang sama. Agar kita bisa berhenti mengulang luka yang sama. Karena pada akhirnya… sejauh apapun kita mencoba menjauh dari lukanya, sebagian dari diri kita… tetap berasal dari cintanya. Dan mungkin, di situlah awal dari sebuah kedamaian kecil— yang perlahan tumbuh… dalam hati kita.





No comments:
Post a Comment